Fayakhun Bakamla, pengusaha
tempe yang sukses membagikan kiat-kiat agar sukses ketika ketika mau terjun
meraih sukses peluang usaha produksi tempe kedelai yang menjanjikan ini. Di
antaranya adalah :
Bercita-cita untuk sukses dalam produksi tempe kedelai ini tidaklah
membayar sepeser pun alias gratis. Memiliki niatan untuk dapat sukses dalam
bidang usaha pempuatan tempe adalah langkah awal mendaki keberhasilan. Sedikit
banyak yang namanya sukses itu ditentukan pada niat awal. Pondasi dasar di
dalam hati ini sangat berpengaruh sekali dalam meraih kesuksesan sebuah usaha.
2.
Memiliki bekal ilmu tentang produksi tempe
kedelai
Hal yang sangat aneh bila orang mau sukses di dalam produksi tempe
ini tetapi tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang bagaimana cara
memproduksinya. Dalam sebuah usaha produksi, yang pertama diperhatikan adalah
bahan baku atau bahan mentah. Dalam hal ini setidaknya ada tiga komponen
penting yakni kedelai, ragi tempe, dan air bersih. Pertama adalah kedelai yang
harus dipilih yang berkualitas bagus. Tidak boleh tercampur oleh biji-bijian
lainnya seperti jagung dan kacang tanah. Apalagi tercampur dengan butiran
pasir, tanah, dan lainnya. Kalau kualitasnya rendah maka tempe yang dihasilkan
pun tidaklah jauh beda. Tempe rasanya tidak akan enak dan lezat. Sudah tentu
nanti para konsumen tidak akan membeli tempe produksi kita. Kerugian menghantui
usaha yang telah kita bangun. Kedelai yang baik memiliki ciri-ciri diantaranya
adalah bijinya berwana kuning emas dan berbentuk bulat dan bukan oval, ukuran
sangat besar-besar (pada jumlah 100 Biji maka berat sekitar 22-24 gram).Yang
kedua ialah ragi tempe. Ragi inilah yang sangat berperan dalam proses
fermentasi. Pada dasarnya, proses pembuatan tempe merupakan proses menumbuhkan spora
jamur tempe, yaitu Rhizopus sp. pada biji kedelai. Pada pertumbuhannya,
Rhizopus sp. membentuk benang-benang yang disebut sebagai benang hifa. Nah,
benang-benang hifa inilah nanti yang mengikatkan biji kedelai antara satu
dengan biji kedelai lainnya dan biji-biji kedelai ini akan membentuk sebuah
massa yang kompak. Massa kedelai itu yang kita kenal sebagai tempe. Pada masa
pertumbuhannya, jamur Rhizopus sp. ini juga menghasilkan enzim yang dapat
menguraikan protein yang terdapat dalam biji kedelai, sehingga protein-protein
dalam biji kedelai ini mudah dicernakan oleh kita. Yang ketiga adalah air
bersih. Air bersih ini tidak boleh disepelekan begitu saja keberadaannya.
Karena ketika mencuci kedelai kita harus benar-benar bersih. Bila kurang bersih
maka akan mengganggu proses fermentasi nantinya. Demikian juga di saat merebus
nanti, air yang digunakan harus bersih betul. Di lapangan, sudah banyak
terbukti bahwa faktor air yang kurang bersih berakibat gagalnya produksi tempe.
3.
Manajemen usaha yang baik.
Di awal usaha
mungkin kita memainkan uang yang tidak terlalu besar. Tetapi kita dituntut
untuk bisa mengatur uang tersebut sebaik mungkin. Sehingga semua pos
pengeluaran bisa tertutupi dan keuntungan dari penjualan terlihat secara pasti.
Segala aktivitas transaksi keuangan hendaknya dicatat secara rapi. Jangan
sampai terjadi, uang pribadi bercampur dengan uang untuk usaha. Ini dala jangka
waktu lama akan membuat usaha berjalan tidak semestinya.
4.
Modal usaha
Mengapa modal
usaha penting, sebab banyak yang mesti kita beli berbagai peralatan dan bahan
yang diperlukan. Misalkan saja sudah memilki di rumah, tentu tidak usah kita
membeli lagi. Modal berupa uang bisa kita dapatkan dari tabungan kita sendiri.
Bisa pula dengan mencari investor yang mau diajak kerjasama usaha. Kita nanti
berbagi hasil keuntungan dengan mereka. Perbankan juga kami kira bisa dijadikan
tempat mencari modal usaha.
5.
Kualitas produk
Kualitas
produk menjadi hal yang sangat urgen atau penting. Tatkala tempe buatan kita
memiliki rasa yang enak dan harganya pun terjangkau maka tentu banyak orang
yang akan membeli. Dan frekuensi membelinya pun akan berulang-ulang. Di samping
itu, mereka akan melakukan promosi secara tak langsung. Konsumen akan
mengatakan kepada orang lain bahwa tempe buatan kita terbaik dan sangat layak
untuk dibeli. Betapa menguntungkan sekali kalau hal ini terjadi pada usaha
kita.
6.
Promosikan secara terus menerus
Dengan
melakukan promosi maka akan banyak orang mengetahui tempe milik kita. Kalau
masalah media, saya yakin banyak yang bisa kita gunakan. Dari berbayar hingga
yang gratis. Kita bisa memanfaatkan pamflet, brosur, spanduk, dan sms (shor
message service). Dengan media internet juga penting sekali. Jejaring sosial
seperti facebook dan twitter kini sangat familier. Tidak salah kalau kita
menggunakannya.
7.
Berdoa dan bersedekah
Ada kalanya
kesulitan dan hambatan menghadang usaha yang kita jalankan. Dengan selalu
berusaha, berdoa dan bersedekah, bisa menjadi jalan untuk mengatasi segalanya.
Bersedekah merupakan kebiasaan orang-orang kaya yang sukses. Bila kita ingin
benar-benar sukses, maka perlu sekali bersedekah khususnya kepada orang-orang
yang sangat memerlukan.
Itulah beberapa kiat sukses dari Fayakhun Bakamla ketika ingin terjun ke
dunia bisnis tempe. Selamat mencoba.
Komentar
Posting Komentar